PASURUAN. Kegiatan pendakian Gunung Arjuno-Welirang dibuka kembali setelah kawasan di Blok Cemoro Lawang, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terbakar pada Jumat (17/7) dengan dugaan adanya unsur kesengajaan dari faktor manusia. "Kami sudah membuka kembali kegiatan pendakian Gunung Arjuno-Welirang mulai hari ini karena kami sudah memastikan bahwa tidak ada lagi puing-puing yang masih terbakar dan sudah dinyatakan aman," kata Kepala Koordinator Lapangan Pengamanan Dinas Kehutanan Jawa Timur UPT Tahura R. Soerjo, Iwan Harwiyanto, di Pasuruan, Senin (3/8). Ia mengatakan, terbakarnya kawasan pendakian Gunung Arjuno-Welirang karena diduga didasari pekerjaan warga sekitar yang masih membuat arang dengan membakar tanaman cemara gunung, semak-semak, dan alang-alang sebagai bahan pembuatan arang yang telah menyebabkan 55 hektare kawasan lereng Gunung Arjuno terbakar.
Pendakian gunung Arjino-Welirang kembali dibuka
PASURUAN. Kegiatan pendakian Gunung Arjuno-Welirang dibuka kembali setelah kawasan di Blok Cemoro Lawang, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terbakar pada Jumat (17/7) dengan dugaan adanya unsur kesengajaan dari faktor manusia. "Kami sudah membuka kembali kegiatan pendakian Gunung Arjuno-Welirang mulai hari ini karena kami sudah memastikan bahwa tidak ada lagi puing-puing yang masih terbakar dan sudah dinyatakan aman," kata Kepala Koordinator Lapangan Pengamanan Dinas Kehutanan Jawa Timur UPT Tahura R. Soerjo, Iwan Harwiyanto, di Pasuruan, Senin (3/8). Ia mengatakan, terbakarnya kawasan pendakian Gunung Arjuno-Welirang karena diduga didasari pekerjaan warga sekitar yang masih membuat arang dengan membakar tanaman cemara gunung, semak-semak, dan alang-alang sebagai bahan pembuatan arang yang telah menyebabkan 55 hektare kawasan lereng Gunung Arjuno terbakar.