Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) tahun lalu naik 30,7%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 4,96 triliun pada 2020, meningkat sebesar 30,7% dibandingkan Rp 3,79 triliun pada 2019. 

APLN membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp 3,91 triliun naik 58,8% dari Rp 2,46 triliun yang dibukukan pada tahun 2019. 

Sekretaris Perusahaan APLN Justini Omas menjelaskan sebagian besar pengakuan tersebut karena adanya penjualan lahan industri Karawang dan penjualan sebagian dari Mal Central Park. 


Baca Juga: Kinerja Surya Semesta Internusa (SSIA) lesu, begini rekomendasi sahamnya

"Dan membukukan pendapatan berulang sebesar Rp 1,04 triliun dalam 2020 turun dari Rp 1,33 triliun pada 2019 diakibatkan adanya pandemi yang sedang berlangsung," jelas Justini dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kontan, Kamis (29/4). 

APLN membukukan laba kotor sebesar Rp 2,2 triliun pada 2020 dengan marjin laba kotor 44,4% dibandingkan kondisi tahun sebelumnya yang membukukan laba kotor Rp 1,96 triliun dengan marjin laba kotor 51,7% pada 2019. 

APLN juga tercatat masih membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 180,14 miliar, namun dari perolehan laba bersih tersebut emiten ini membagikan kepada emiten non pengendali sebesar Rp 316,93 miliar sehingga yang dapat diatribusikan ke entitas induk justru kerugian Rp 136,8 miliar.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di India melonjak, begini efeknya ke penjualan Bukit Asam (PTBA)

Lebih lanjut, APLN membukukan penjualan pemasaran (marketing sales) di luar PPN sebesar Rp 3,48 triliun meningkat 79% dibandingkan Rp 1,94 triliun pada 2019. Sebanyak 89% dikontribusikan dari penjualan 280 hektar (ha) lahan industri Karawang, Podomoro Park Bandung, Podomoro Golf View dan Podomoro City Deli Medan.

Selanjutnya: Siloam International (SILO) bagikan dividen Rp 139 per saham, berikut jadwalnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi