JAKARTA. Harga minyak yang bergerak di level bawah, mempengaruhi kinerja PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sepanjang kuartal pertama 2016. Pendapatan emiten distribusi bahan bakar minyak (BBM) ini menurun 25,62% menjadi Rp 3,57 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini. Bandingkan dengan pendapatan AKRA pada kuartal pertama tahun lalu, di angka Rp 4,8 triliun. Penurunan pendapatan disebabkan oleh penurunan perdagangan dan distribusi BBM sebesar 24,29% menjadi Rp 3,24 triliun. Margin laba kotor AKRA tak berbeda jauh, bahkan malah naik tipis. Margin laba kotor AKRA pada kuartal pertama tahun ini 12,39%, sedikit lebih tinggi ketimbang periode yang sama tahun lalu 12,16%.
Pendapatan AKRA di kuartal I-2016 melorot 25,62%
JAKARTA. Harga minyak yang bergerak di level bawah, mempengaruhi kinerja PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sepanjang kuartal pertama 2016. Pendapatan emiten distribusi bahan bakar minyak (BBM) ini menurun 25,62% menjadi Rp 3,57 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini. Bandingkan dengan pendapatan AKRA pada kuartal pertama tahun lalu, di angka Rp 4,8 triliun. Penurunan pendapatan disebabkan oleh penurunan perdagangan dan distribusi BBM sebesar 24,29% menjadi Rp 3,24 triliun. Margin laba kotor AKRA tak berbeda jauh, bahkan malah naik tipis. Margin laba kotor AKRA pada kuartal pertama tahun ini 12,39%, sedikit lebih tinggi ketimbang periode yang sama tahun lalu 12,16%.