JAKARTA. Emiten properti, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan pendapatan berulang atau recurring income senilai Rp 237 miliar sepanjang tahun lalu. Perolehan tersebut tumbuh 15% dibandingkan dengan pencapaian tahun 2014. Kendati tumbuh signifikan, namun pendapatan berulang tersebut baru berkontribusi 11% terhadap total pendapatan pada 2015. Recurring income tersebut diperoleh dari pengelolaan kota serta penyewaan lahan dan lainnya. Mengutip laporan keuangan LPCK tahun 2015 yang dirilis Senin (7/3), perseroan berhasil mengantongi pendapatan dari pengelolaan kota sebesar Rp 191,2 miliar. Jumlah ini meningkat 9,5% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya senilai Rp 174,6 miliar. Sementara, pendapatan penyewaan lahan dan lainnya naik 45% year on year (yoy) menjadi Rp 46,1 juta.
Pendapatan berulang LPCK tumbuh 15%
JAKARTA. Emiten properti, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan pendapatan berulang atau recurring income senilai Rp 237 miliar sepanjang tahun lalu. Perolehan tersebut tumbuh 15% dibandingkan dengan pencapaian tahun 2014. Kendati tumbuh signifikan, namun pendapatan berulang tersebut baru berkontribusi 11% terhadap total pendapatan pada 2015. Recurring income tersebut diperoleh dari pengelolaan kota serta penyewaan lahan dan lainnya. Mengutip laporan keuangan LPCK tahun 2015 yang dirilis Senin (7/3), perseroan berhasil mengantongi pendapatan dari pengelolaan kota sebesar Rp 191,2 miliar. Jumlah ini meningkat 9,5% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya senilai Rp 174,6 miliar. Sementara, pendapatan penyewaan lahan dan lainnya naik 45% year on year (yoy) menjadi Rp 46,1 juta.