JAKARTA. Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil meraup fee based income memuaskan di kuartal I lalu, dengan pertumbuhan 20,9% dibanding periode Januari-Maret tahun lalu. Penyumbang terbesar adalah transaksi e-banking. Menurut Randi Anto, Direktur Kepatuhan BRI, pendapatan komisi bank dari transaksi e-banking tumbuh sampai 45,4% year on year di kuartal I lalu menjadi Rp 180,2 miliar. Sedangkan fee based income di kuartal I tahun lalu Rp 123,9 miliar. "Kinerja e-banking terus meningkat. Ini terlihat dari peningkatan jumlah pengguna, transaksi, dan volume transaksi pada ATM, SMS Banking dan Internet Banking BRI," kata Randi, di Jakarta, belum lama ini.
Pendapatan komisi BRI dari e-banking Rp 180 miliar
JAKARTA. Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil meraup fee based income memuaskan di kuartal I lalu, dengan pertumbuhan 20,9% dibanding periode Januari-Maret tahun lalu. Penyumbang terbesar adalah transaksi e-banking. Menurut Randi Anto, Direktur Kepatuhan BRI, pendapatan komisi bank dari transaksi e-banking tumbuh sampai 45,4% year on year di kuartal I lalu menjadi Rp 180,2 miliar. Sedangkan fee based income di kuartal I tahun lalu Rp 123,9 miliar. "Kinerja e-banking terus meningkat. Ini terlihat dari peningkatan jumlah pengguna, transaksi, dan volume transaksi pada ATM, SMS Banking dan Internet Banking BRI," kata Randi, di Jakarta, belum lama ini.