Pendapatan Lesu, Laba Bersih Astra (ASII) Terseret Turun 15,61% di Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Astra International Tbk (ASII) mengalami kontraksi di kuartal I-2026. Ini disebabkan oleh penurunan pendapatan, yang turun berimbas pada laba bersih emiten konglomerasi ini. 

Melansir laporan keuangan per 31 Maret 2026, ASII membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 78,66 triliun. Ini turun 5,63% secara tahunan dari Rp 83,36 triliun. 

Pendapatan dari segmen otomotif dan mobilitas berkontribusi sebesar Rp 32,95 triliun. ASII juga memperoleh pendapatan dari segmen jasa keuangan sebanyak Rp 8,53 triliun. 


Baca Juga: EXCL Bakal Beri Tarif Lebih Terjangkau jika Menangkan Lelang Frekuensi dari Komdigi

Pendapatan ASII juga disumbang dari segmen alat berat, pertambangan, dan konstruksi sebesar Rp 28,55 triliun. Bisnis agribisnis ASII menyumbang pendapatan sebesar Rp 7,5 triliun. 

Kemudian lini usaha infrastruktur ASII berkontribusi sebesar Rp 641 miliar. Segmen teknologi informasi menyumbang Rp 345 miliar. ASII juga membukukan jumlah eliminasi sebesar Rp 629 miliar. 

Seiring dengan penurunan top line tersebut, beban pokok pendapatan Astra terpantau menyusut sebesar 4,72% secara tahunan menjadi Rp 63,17 triliun di kuartal I-2026 dari Rp 66,30 triliun pada kuartal I-2025. 

Alhasil, laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk ASII turun 15,61% secara tahunan menjadi Rp 5,85 triliun di kuartal I-2025 dari capaian kuartal I-2025 sebesar Rp 6,93 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News