KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) mampu mencatatkan pendapatan sebesar Rp 67,96 miliar pada kuartal I 2018 lalu. Hasil ini meningkat 53% secara year on year dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya Rp 44,20 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/5), lini bisnis sewa kantor dan gudang memberi kontribusi terbesar terhadap pendapatan perusahaan sepanjang kuartal pertama kemarin, yakni senilai Rp 57,85 miliar. Segmen bisnis ini mengontribusi 85,12% pendapatan Mega Manunggal. Lini bisnis sewa peralatan mencapai Rp 5,64 miliar atau 8,30% dari total pendapatan. Beban pokok pendapatan MMLP juga mengalami kenaikan sebesar 21,48% dari Rp 4,70 miliar pada kuartal pertama 2017 menjadi Rp 5,72 miliar pada kuartal pertama tahun ini. Kenaikan beban pokok yang lebih rendah daripada kenaikan pendapatan menyebabkan laba kotor emiten properti ini naik. MMLP mencetak laba kotor sebesar Rp 62,23 miliar atau meningkat 57,6% pada kuartal pertama lalu.
Pendapatan Mega Manunggal naik 53% pada kuartal pertama 2018
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) mampu mencatatkan pendapatan sebesar Rp 67,96 miliar pada kuartal I 2018 lalu. Hasil ini meningkat 53% secara year on year dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya Rp 44,20 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/5), lini bisnis sewa kantor dan gudang memberi kontribusi terbesar terhadap pendapatan perusahaan sepanjang kuartal pertama kemarin, yakni senilai Rp 57,85 miliar. Segmen bisnis ini mengontribusi 85,12% pendapatan Mega Manunggal. Lini bisnis sewa peralatan mencapai Rp 5,64 miliar atau 8,30% dari total pendapatan. Beban pokok pendapatan MMLP juga mengalami kenaikan sebesar 21,48% dari Rp 4,70 miliar pada kuartal pertama 2017 menjadi Rp 5,72 miliar pada kuartal pertama tahun ini. Kenaikan beban pokok yang lebih rendah daripada kenaikan pendapatan menyebabkan laba kotor emiten properti ini naik. MMLP mencetak laba kotor sebesar Rp 62,23 miliar atau meningkat 57,6% pada kuartal pertama lalu.