SINGAPURA. Masih memburuknya perekonomian global secara langsung mempengaruhi kinerja sejumlah perusahaan besar. Hal ini pula yang dialami oleh Singapore Telecommunications Ltd (SingTel). Perusahaan telepon terbesar di Asia Pasifik itu membukukan laba terendah dalam tiga tahun terakhir seiring dengan menguatnya mata uang dolar Singapura. Penguatan mata uang tersebut menyebabkan tergerusnya pendapatan dari unit luar negeri SingTel.Pada kuartal II yang berakhir 30 September lalu, pendapatan bersih SingTel merosot 12% menjadi S$ 868 juta atau US$ 577 juta dan setara dengan 5,43 sen per sahamnya. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, SingTel berhasil meraup pendapatan bersih mencapai S$ 988 juta atau 6,18 sen per saham. Meski demikian, terjadi peningkatan penjualan sebesar 5,3% menjadi S$ 3,89 miliar.SingTel yang meraup 60% pendapatannya dari unit luar negeri, memprediksi pertumbuhan pendapatan akan mengalami perlambatan tahun ini yang disebabkan krisis finansial global dan penguatan dolar Singapura.
Pendapatan SingTel Melorot 12% Akibat Krisis
SINGAPURA. Masih memburuknya perekonomian global secara langsung mempengaruhi kinerja sejumlah perusahaan besar. Hal ini pula yang dialami oleh Singapore Telecommunications Ltd (SingTel). Perusahaan telepon terbesar di Asia Pasifik itu membukukan laba terendah dalam tiga tahun terakhir seiring dengan menguatnya mata uang dolar Singapura. Penguatan mata uang tersebut menyebabkan tergerusnya pendapatan dari unit luar negeri SingTel.Pada kuartal II yang berakhir 30 September lalu, pendapatan bersih SingTel merosot 12% menjadi S$ 868 juta atau US$ 577 juta dan setara dengan 5,43 sen per sahamnya. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, SingTel berhasil meraup pendapatan bersih mencapai S$ 988 juta atau 6,18 sen per saham. Meski demikian, terjadi peningkatan penjualan sebesar 5,3% menjadi S$ 3,89 miliar.SingTel yang meraup 60% pendapatannya dari unit luar negeri, memprediksi pertumbuhan pendapatan akan mengalami perlambatan tahun ini yang disebabkan krisis finansial global dan penguatan dolar Singapura.