Pendapatan Surya Semesta Internusa (SSIA) turun 23,1% menjadi Rp 2,13 triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencatat penurunan kinerja dalam sembilan bulan periode Januari-September 2020. Pendapatan SSIA turun 23,1% secara tahunan alias year on year (yoy) menjadi Rp 2,13 triliun dari sebelumnya Rp 2,77 triliun.

Beban pokok pendapatan SSIA turun lebih kecil, yakni 14,35% dari Rp 2,1 triliun menjadi Rp 1,79 triliun. Alhasil, rugi bersih SSIA meningkat. Rugi periode berjalan Surya Semesta mencapai Rp 197,87 miliar dari yang sebelumnya Rp 8,12 miliar di kuartal III-2019. 

Selain karena beban pokok yang turun lebih kecil daripada pendapatan, beban keuangan SSIA juga menekan bottom line. Beban keuangan Surya Semesta mencapai Rp 145,33 miliar, naik 19,21% yoy dari Rp 121,91 miliar. 


Baca Juga: Genjot Subang City of Industry, Surya Semesta (SSIA) gelar groundbeaking 18 November

Adapun pendapatan SSIA paling banyak masih dari jasa konstruksi yaitu mencapai Rp 1,67 triliun. Jumlah tersebut turun 12,57% yoy dari Rp 1,91 triliun. Setelahnya, pendapatan SSIA disokong oleh sewa, parkir, jasa pemeliharaan dan utilitas sebesar Rp 216,83 miliar, hotel Rp 173,57 miliar, tanah kawasan industri Rp 62,39 miliar dan real estat Rp 210,04 juta. 

Dari segmen pendapatan tersebut, pendapatan hotel turun signifikan mencapai 71,11% yoy dari Rp 600,87 miliar. Sementara pendapatan tanah kawasan industri justru naik 45,43% yoy dari Rp 42,9 miliar dan pendapatan sewa, parkir, jasa pemeliharaan dan utilitas naik 1% dari Rp 214,68 miliar. 

Liabilitas SSIA tercatat sebesar Rp 3,56 triliun dan ekuitas sebesar Rp 4,21 triliun. Adapun kas dan setara kas SSIA tercatat sebesar Rp 819,51 miliar. 

Baca Juga: Surya Semesta Internusa (SSIA) beri pinjaman ke anak usaha maksimal Rp 30 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati