Pendapatan Surya Toto Turun 3,64% Kuartal I Karena Penurunan Penjualan Produk Saniter



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), perusahaan yang memproduksi produk sanitasi, fitting, dan peralatan sistem dapur, mengalami penurunan pendapatan dan laba bersih di tiga bulan pertama tahun 2023. TOTO meraup pendapatan sebesar Rp 539,43 miliar pada periode Januari-Maret 2023.

Pendapatan Surya Toto turun sebesar 3,64% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp 559,83 miliar. Laporan keuangan TOTO yang dirilis pada Kamis (20/4) menjelaskan bahwa penurunan pendapatan ini disebabkan terutama oleh penjualan produk sanitasi yang menurun hingga 16,17% menjadi Rp 233,80 miliar dari sebelumnya Rp 278,90 miliar.

Penjualan produk sanitasi ini termasuk penjualan kepada Grup Toto. Namun, pendapatan dari fitting justru meningkat sebesar 4,92% menjadi Rp 277,54 miliar dari sebelumnya Rp 264,53 miliar.


Peningkatan pendapatan juga tercatat pada penjualan peralatan sistem dapur yang meningkat sebesar 70,22%, meskipun kontribusi penjualan segmen ini masih tipis. Pada tiga bulan pertama 2023, pendapatan segmen peralatan sistem dapur mencapai Rp 24,54 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 14,27 miliar.

Baca Juga: Surya Toto Indonesia (TOTO) Pasang Target Pertumbuhan Penjualan 7% di 2023

Penurunan pendapatan secara total ini menyebabkan laba bersih TOTO terpangkas. Di kuartal pertama 2023, Surya Toto meraup laba bersih Rp 75,60 miliar. Laba bersih TOTO melorot 16,99% dari periode yang sama tahun lalu Rp 91,07 miliar.

"Laba bersih perusahaan menurun Rp 15,5 miliar atau 17% dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun 2022 disebabkan sebagian besar oleh penurunan penjualan sebesar Rp 20,4 miliar atau 4% dibandingkan periode yang sama tahun 2022," ungkap Setia Budi Purwadi, Direktur Keuangan Surya Toto dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/4).

Pada akhir Maret 2023, Surya Toto memiliki total aset Rp 3,44 triliun, meningkat 4,24% dari posisi akhir Desember 2022. Sedangkan liabilitas Surya Toto meningkat 6,5% dalam tiga bulan menjadi Rp 1,07 triliun. Ekuitas TOTO meningkat 3,48% menjadi Rp 2,38 triliun dari akhir 2022 hingga akhir Maret 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati