Pendapatan turun, IKBI merugi US$ 36.667



JAKARTA. Kinerja PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) di kuartal II-2017 melorot drastis dibanding periode yang sama tahun lalu. Selain pendapatan turun, pada April-Juni tahun ini perusahaan juga gagal mencetak laba.

Dalam keterbukaan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/8), IKBI mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 7,51% pada triwulan kedua 2017 menjadi US$ 32,9 juta. Padahal pada triwulan kedua 2016, perusahaan berhasil mencatatkan penjualan US$ 35,57 juta.

Walaupun beban pokok penjualan turun menjadi US$ 30,88 juta, beban umum dan keuangan yang harus ditanggung IKBI pada kuartal kedua tahun ini naik cukup signifikan.


Beban penjualan perusahaan kuartal II 2017 naik menjadi US$ 1,06 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 781.224. Hal ini disebabkan melesatnya biaya transportasi, gaji, dan biaya lain-lain. Beban keuangan juga ikut melonjak menjadi US$ 886.628 dari sebelumnya US$ 708.118.

Melorotnya pendapatan serta kenaikan beban penjualan dan keuangan inilah yang menyebabkan IKBI merugi pada kuartal II-2017. Pada periode ini, IKBI membukukan rugi bersih sebesar US$ 36.667, merosot drastis dari laba yang berhasil dibukukan pada kuartal II tahun lalu sebesar US$ 1,99 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini