JAKARTA. Bisnis restoran tahun ini turut terkena imbas penurunan daya beli. Salah satunya PT Pendekar Bodoh, pengelola jaringan restoran D'Cost. Sejak awal tahun ini, pengunjung restoran D'Cost telah menyusut. "Padahal, biasanya orang tetap makan dalam kondisi apa pun. Tapi, sekarang, makan di luar (restoran) sudah tidak menjadi prioritas lagi," papar Hari Setiadi, Wakil Presiden Direktur PT Pendekar Bodoh kepada KONTAN, Minggu (29/11). Efeknya, jumlah pengunjung ke D'Cost tahun ini berkurang bila dibandingkan tahun lalu. Buntutnya bisa ditebak, pendapatan perusahaan ini juga mengempis. Sayang, Hari tidak memerinci besaran jumlah penurunan dari sisi pengunjung maupun dari sisi pendapatan bisnis.
Pendekar Bodoh bidik pertumbuhan bisnis 8%-10%
JAKARTA. Bisnis restoran tahun ini turut terkena imbas penurunan daya beli. Salah satunya PT Pendekar Bodoh, pengelola jaringan restoran D'Cost. Sejak awal tahun ini, pengunjung restoran D'Cost telah menyusut. "Padahal, biasanya orang tetap makan dalam kondisi apa pun. Tapi, sekarang, makan di luar (restoran) sudah tidak menjadi prioritas lagi," papar Hari Setiadi, Wakil Presiden Direktur PT Pendekar Bodoh kepada KONTAN, Minggu (29/11). Efeknya, jumlah pengunjung ke D'Cost tahun ini berkurang bila dibandingkan tahun lalu. Buntutnya bisa ditebak, pendapatan perusahaan ini juga mengempis. Sayang, Hari tidak memerinci besaran jumlah penurunan dari sisi pengunjung maupun dari sisi pendapatan bisnis.