KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak Senin (12/1/2026) pagi berdampak pada operasional penerbangan. Ada 109 penerbangan mengalami penundaan atau delay, 31 penerbangan dialihkan atau divert, dan tujuh pesawat harus berputar terlebih dahulu go around sebelum mendarat. "Ini dilakukan untuk memperhatikan faktor keselamatan menyusul curah hujan intensitas tinggi," ujar General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi dalam keterangannya, Senin.
"Kami terus berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan penanganan operasional yang cepat dan tepat terkait dampak hujan pagi ini," ucap Heru Karyadi.
Sementara fasilitas di sisi udara, termasuk apron, taxiway, dan keseluruhan runway, tetap dapat beroperasi normal. Begitu pula dengan drainase di area bandara yang juga dipastikan berfungsi dengan baik sehingga tidak terjadi genangan di landasan. “Seluruh fasilitas sisi udara (air side) dapat tetap beroperasi normal dan tidak terdapat genangan air,” kata dia. Imbas dari curah hujan yang tinggi, menimbulkan banjir di beberapa titik akses menuju bandara. Hal ini membuatnya kondisi perjalanan penumpang menuju area terminal menjadi terhambat. Baca Juga: Lampaui Target, Citilink Operasikan 37 Armada Hingga Akhir 2025 Oleh karena itu, ia mengimbau penumpang untuk tiba lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal dan kepadatan lalu lintas. “Kami mengimbau kepada para penumpang pesawat dan pengguna jasa Bandara Internasional Soekarno-Hatta agar tiba 3 jam lebih awal dari waktu penerbangan untuk mengantisipasi perubahan jadwal dan kondisi lalu lintas," ucap Heru.