KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerbitan obligasi korporasi sepanjang 2026 belum menunjukkan pemulihan yang konsisten. Hingga akhir Agustus 2026, nilai penerbitan surat utang korporasi tercatat masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, total penerbitan surat utang korporasi hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp 120,18 triliun. Angka tersebut turun 14,54% secara tahunan (YoY) dibandingkan dengan Rp 140,64 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Chief Economist Pefindo Suhindarto mengatakan, aktivitas penerbitan obligasi korporasi sempat mengalami perlambatan cukup tajam pada pertengahan tahun.
Penerbitan Obligasi Korporasi Turun 14,54%, Pefindo Ungkap Penyebabnya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerbitan obligasi korporasi sepanjang 2026 belum menunjukkan pemulihan yang konsisten. Hingga akhir Agustus 2026, nilai penerbitan surat utang korporasi tercatat masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, total penerbitan surat utang korporasi hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp 120,18 triliun. Angka tersebut turun 14,54% secara tahunan (YoY) dibandingkan dengan Rp 140,64 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Chief Economist Pefindo Suhindarto mengatakan, aktivitas penerbitan obligasi korporasi sempat mengalami perlambatan cukup tajam pada pertengahan tahun.
TAG: