Penerbitan SBSN Capai Rp 237,9 Triliun, Bank Mandiri Perkuat Peran Jadi Dealer Utama



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) meningkat sepanjang 2025. Instrumen pembiayaan syariah ini mencatatkan nilai penerbitan sebesar Rp 237,9 triliun, naik dari Rp 206,83 triliun pada 2024.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi mengatakan, kenaikan ini menunjukkan semakin besarnya peran SBSN sebagai salah satu instrumen utama pemerintah dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Seiring dengan peningkatan tersebut, PT Bank Mandiri Tbk terus memperkuat perannya sebagai dealer utama SBSN, baik di pasar perdana maupun pasar sekunder.


Baca Juga: Saham Big Banks Lanjut Melemah di Perdagangan Sesi Pertama Hari Ini (27/3)

Sebagai dealer utama, Bank Mandiri berperan dalam mendukung pembiayaan negara melalui partisipasi di pasar perdana, menjaga likuiditas dan aktivitas perdagangan di pasar sekunder, serta menyampaikan kuotasi secara konsisten untuk mendukung terbentuknya harga pasar yang wajar, transparan, dan efisien.

Atas kinerja tersebut, Bank Mandiri meraih sejumlah penghargaan sebagai Dealer Utama SBSN Terbaik 2025 dari Kementerian Keuangan. Penghargaan yang diraih meliputi peringkat pertama dealer utama SBSN terbaik, terbaik di pasar perdana, pasar sekunder, serta pelaksanaan kuotasi.

Ari menyebut, pihaknya konsisten memperluas akses investasi bagi masyarakat sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan melalui penjualan SBSN.

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen dan kerja keras seluruh tim Bank Mandiri dalam menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah maupun pemerintah,” ujar Ari dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (27/3/2026).

Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung penerbitan SBSN, memperdalam likuiditas pasar, serta mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News