KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pendanaan untuk kebutuhan bisnis artificial intelligence (AI) makin meningkat. Morgan Stanley memperkirakan penerbitan utang global terkait artificial intelligence (AI) akan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi hampir US$ 570 miliar pada tahun 2026. Peningkatan pasokan obligasi dan aktivitas pasar kredit ini karena perusahaan-perusahaan hyperscaler beralih ke sumber pendanaan alternatif untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capex) besar-besaran yang didorong oleh AI. Perusahaan teknologi yang telah lama mengandalkan arus kas yang kuat semakin beralih ke pembiayaan utang seiring dengan meningkatnya kebutuhan investasi.
Penerbitan Surat Utang Terkait AI Naik Dua Kali Lipat, Bisa Capai US$ 570 Miliar
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pendanaan untuk kebutuhan bisnis artificial intelligence (AI) makin meningkat. Morgan Stanley memperkirakan penerbitan utang global terkait artificial intelligence (AI) akan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi hampir US$ 570 miliar pada tahun 2026. Peningkatan pasokan obligasi dan aktivitas pasar kredit ini karena perusahaan-perusahaan hyperscaler beralih ke sumber pendanaan alternatif untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capex) besar-besaran yang didorong oleh AI. Perusahaan teknologi yang telah lama mengandalkan arus kas yang kuat semakin beralih ke pembiayaan utang seiring dengan meningkatnya kebutuhan investasi.