KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerimaan pajak Indonesia diperkirakan menghadapi tekanan pada paruh kedua tahun 2026 seiring memudarnya faktor musiman yang selama ini menopang kinerja ekonomi di awal tahun. Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro mengingatkan bahwa lonjakan aktivitas ekonomi pada kuartal I-2026 tidak mencerminkan kekuatan fundamental yang berkelanjutan. Menurutnya, pertumbuhan konsumsi yang tinggi pada awal tahun didorong oleh kombinasi faktor seperti belanja pemerintah yang masif, efek basis rendah (low base effect), serta momentum Ramadan dan Idulfitri. Kondisi ini membuat kinerja ekonomi, termasuk penerimaan pajak berbasis konsumsi seperti PPN, tampak kuat di kuartal I.
Penerimaan Pajak Terancam di Semester II, Efek Musiman Mulai Hilang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerimaan pajak Indonesia diperkirakan menghadapi tekanan pada paruh kedua tahun 2026 seiring memudarnya faktor musiman yang selama ini menopang kinerja ekonomi di awal tahun. Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro mengingatkan bahwa lonjakan aktivitas ekonomi pada kuartal I-2026 tidak mencerminkan kekuatan fundamental yang berkelanjutan. Menurutnya, pertumbuhan konsumsi yang tinggi pada awal tahun didorong oleh kombinasi faktor seperti belanja pemerintah yang masif, efek basis rendah (low base effect), serta momentum Ramadan dan Idulfitri. Kondisi ini membuat kinerja ekonomi, termasuk penerimaan pajak berbasis konsumsi seperti PPN, tampak kuat di kuartal I.
TAG: