KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penetrasi pinjaman daring (pindar) di luar Pulau Jawa masih menghadapi sejumlah tantangan. Keterbatasan akses internet dan minimnya kehadiran fisik penyelenggara pindar di daerah menjadi hambatan dalam memperluas skala pembiayaan. Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan kebutuhan pendanaan masyarakat di luar Jawa masih cukup tinggi. Kondisi tersebut didorong oleh kebutuhan yang meningkat di tengah pendapatan masyarakat yang melemah. Menurutnya, peluang penetrasi pindar di luar Jawa cukup besar karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan. Kemudahan akses melalui internet membuat pindar bisa menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan pendanaan.
Penetrasi Pindar di Luar Jawa Naik 29%, Terkendala Akses Internet dan Kehadiran Fisik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penetrasi pinjaman daring (pindar) di luar Pulau Jawa masih menghadapi sejumlah tantangan. Keterbatasan akses internet dan minimnya kehadiran fisik penyelenggara pindar di daerah menjadi hambatan dalam memperluas skala pembiayaan. Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan kebutuhan pendanaan masyarakat di luar Jawa masih cukup tinggi. Kondisi tersebut didorong oleh kebutuhan yang meningkat di tengah pendapatan masyarakat yang melemah. Menurutnya, peluang penetrasi pindar di luar Jawa cukup besar karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan. Kemudahan akses melalui internet membuat pindar bisa menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan pendanaan.
TAG: