JAKARTA. Setelah fenomena El Nino terjadi pada tahun lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena La Nina akan terjadi pada Juli hingga September 2016. La Nina akan menyebabkan bertambahnya curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia yang berakibat banjir. Pengamat Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas mengatakan, La Nina akan berdampak pada panjangnya musim hujan tahun ini. Kondisi ini bisa meningkatkan serangan hama penyakit terhadap tanaman pertanian seperti padi dan sejenisnya. Selain itu, La Nina juga berpotensi menurunkan produksi kopi. "Karena pada September, kopi itu sedang berbunga, sehingga berpotensi gagal panen," ujar Andreas kepada KONTAN, Selasa (17/5).
Pengamat: La Nina bisa merusak produksi kopi
JAKARTA. Setelah fenomena El Nino terjadi pada tahun lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena La Nina akan terjadi pada Juli hingga September 2016. La Nina akan menyebabkan bertambahnya curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia yang berakibat banjir. Pengamat Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas mengatakan, La Nina akan berdampak pada panjangnya musim hujan tahun ini. Kondisi ini bisa meningkatkan serangan hama penyakit terhadap tanaman pertanian seperti padi dan sejenisnya. Selain itu, La Nina juga berpotensi menurunkan produksi kopi. "Karena pada September, kopi itu sedang berbunga, sehingga berpotensi gagal panen," ujar Andreas kepada KONTAN, Selasa (17/5).