Pengamat Menilai Sinyal Buruk Jika Misbakhun Jadi Pemimpin OJK Selanjutnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mukhamad Misbakhun diisukan masuk ke dalam bursa Ketua Dewan OJK setelah Mahendra Siregar mundur dari jabatannya beberapa waktu lalu. 

Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo menilai, apabila Misbakhun yang akan menjadi pemimpin selanjutnya bisa menjadi sinyal buruk karena makin banyak orang berlatar belakang politisi yang menduduki posisi keuangan dan BUMN.

"Itu sinyal buruk. Sinyal makin pudarnya independensi lembaga-lembaga tinggi, seperti Bank Indonesia dan OJK, serta akan sangat mudah diintervensi menurut selera dan kepentingan kekuasaan," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (4/2/2026).


Baca Juga: Mahendra Siregar Mundur, Ini Respons ADPI Soal Kriteria Sosok Pemimpin OJK Berikutnya

Irvan menyebut Misbakhun memang punya rekam jejak sebagai eks orang pajak dengan pengalaman sebagai anggota DPR Komisi XI. Namun, dia mengatakan statusnya yang merupakan politisi dan eks narapidana menjadi catatan tersendiri. 

Asal tahu saja, Mukhamad Misbakhun pernah dipenjara terkait kasus pemalsuan dokumen Letter of Credit (L/C) Bank Century pada 2010-2011. Sempat divonis 1 tahun dan diperberat menjadi 2 tahun penjara, kemudian dibebaskan melalui Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung yang menyatakan kasus tersebut adalah perdata bukan pidana. 

Lebih lanjut, Irvan berpandangan lemahnya fungsi pengawasan dan banyaknya kasus-kasus investasi bodong, gagal bayar asuransi, hingga pinjaman online (pinjol) tentu menjadi pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan OJK. Dia berpendapat proses penyelesaian bisa saja akan makin buruk nantinya, jika membiarkan oligarki politik dan bisnis mengontrol institusi-institusi keuangan, seperti OJK.

Oleh karena itu, Irvan berharap sosok pemimpin OJK nantinya memiliki profesionalitas yang bersih dengan rekam jejak keuangan dan investasi. 

"Ditambah, memiliki karakter tegas dan tidak bisa diintervensi oleh kekuatan manapun, termasuk  pemerintah," kata Irvan. 

Di sisi lain, Misbakhun mengaku masih belum tahu kabar mengenai dirinya akan menjadi pimpinan OJK. Dia menegaskan hingga saat ini partainya hanya menugaskannya sebagai Ketua Komisi XI DPR RI.

Baca Juga: Pendapatan Non Bunga Bank Melaju, Salip Pertumbuhan Pendapatan Bunga

“Saya belum tahu, sampai saat ini tugas dari partai saya, saya sebagai Ketua komisi XI DPR,” kata dia saat dijumpai di Gedung Parlemen, Rabu (2/3/2026).

Anggota DPR dari partai Golongan Karya (Golkar) itu mengaku belum ada perbincangan dengan pansel OJK. Misbakhun juga mengaku enggan berandai-andai jika dirnya dipilih sebagai Ketua Dewan OJK. 

“Saya juga tidak berandai-andai (Ketua Dewan OJK),” ujar Misbakhun. 

Selanjutnya: Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih, Begini Prospek Emiten Migas

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/2), Hujan Amat Deras di Provinsi Berikut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News