KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren rasio klaim asuransi kesehatan menunjukkan angka yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya saja, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total rasio klaim kesehatan gabungan dari industri asuransi jiwa dan umum per Oktober 2025 mencapai 76,72%. Mengenai hal itu, Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo menilai sebenarnya rasio klaim asuransi kesehatan yang ideal berkisar antara 40% hingga 50%, dengan waktu perbaikan yang dibutuhkan sekitar 1 tahun hingga 2 tahun ke depan. "Supaya rasio tersebut tercapai, tentu perlu ada burden sharing dengan nasabah baik dalam bentuk co-payment maupun deductible untuk rawat inap maupun rawat jalan," ungkapnya kepada Kontan, Senin (12/1/2026).
Pengamat Nilai Rasio Klaim Asuransi Kesehatan Idealnya di Angka 40% hingga 50%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren rasio klaim asuransi kesehatan menunjukkan angka yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya saja, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total rasio klaim kesehatan gabungan dari industri asuransi jiwa dan umum per Oktober 2025 mencapai 76,72%. Mengenai hal itu, Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo menilai sebenarnya rasio klaim asuransi kesehatan yang ideal berkisar antara 40% hingga 50%, dengan waktu perbaikan yang dibutuhkan sekitar 1 tahun hingga 2 tahun ke depan. "Supaya rasio tersebut tercapai, tentu perlu ada burden sharing dengan nasabah baik dalam bentuk co-payment maupun deductible untuk rawat inap maupun rawat jalan," ungkapnya kepada Kontan, Senin (12/1/2026).
TAG: