Pengamat otomotif sebut pasar mobil MPV premium tidak terlalu terpengaruh pandemi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengamat industri otomotif Bebin Djuana menyatakan jika pasar mobil berjenis multi purpose vehicle (MPV) premium, tidak terlalu terusik oleh pandemi.

"Sebetulnya mobil premium logikanya tidak terlalu terusik pandemi. Daya beli kelas ini masih kuat,"ujarnya saat dihubungi oleh Kontan, Rabu (25/8).

Ia melanjutkan, di masa awal masa pandemi, memang ada tendensi untuk menunda pembelian (wait & see) mobil berjenis premium. Tetapi yang menarik, lanjutnya, ketika perjalanan melalui udara tidak lagi menjadi pilihan sehingga bepergian keluar menjadi sulit, perjalanan melalui darat menjadi alternatif yang menarik.


Baca Juga: Mercedes-Benz yakin meraih pertumbuhan positif di segmen MPV premium

Bebin memaparkan, kelas menengah atas dan kelas atas, akhirnya memilih kendaraan yang nyaman untuk perjalanan darat dan salah satu pilihan tentu jenis mobil MPV. Ia berkata, tidak perlu terkejut jika yang harga mobil MPV premium senilai miliaran rupiah bisa habis terjual.

Menurut dia, masalahnya masih sama, yakni waktu pengiriman (delivery) terlalu lama. Jika waktu penantiannya tidak lama, Bebin menilai pasti angka penjualan MPV premium akan meningkat terus. Lebih jauh ia menjelaskan, waktu delivery yang lama ini, akan mengubah pikiran konsumen. Ia menambahkan, keterbukaan komunikasi saat ini juga memperkuat permintaan (demand).

Ia menilai, ketika pasar global memberikan penilaian positif pada satu model, maka berapa pun harganya, konsumen harus cepat mendapatkannya. "Jangan pernah meragukan potensi kelas ini, memang sulit membayangkan mobil dengan harga miliaran mempunyai daftar antrean!" ujarnya.

Selanjutnya: Perusahaan multifinance berharap diskon PPnBM diperpanjang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .