JAKARTA. Pemerintah akan menggelar rapat pimpinan (Rapim) untuk evaluasi, mengonsolidasikan, dan mengoordinasikan pencapaian penerimaan negara, khususnya penerimaan pajak, di Kantor Pusat Direktorat (Ditjen) Pajak, Senin (11/1). Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, pajak akan menjadi isu yang semakin penting dan sektor yang diandalkan oleh pemerintah. Menurutnya, perlu ada paradigma baru yang lebih jelas agar reformasi perpajakan, mulai dari kebijakan pajak, peraturan perpajakan, hingga administrasi perpajakan, dapat mendukung pencapaian target pemerintah 2014-2019. "Tahun 2016 adalah momentum untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi fiskal yang tidak boleh disia-siakan dan diharapkan meningkatkan partisipasi publik yang semakin besar," kata Prastowo dalam keterangan resminya.
Pengamat: Perlu ada paradigma fiskal baru
JAKARTA. Pemerintah akan menggelar rapat pimpinan (Rapim) untuk evaluasi, mengonsolidasikan, dan mengoordinasikan pencapaian penerimaan negara, khususnya penerimaan pajak, di Kantor Pusat Direktorat (Ditjen) Pajak, Senin (11/1). Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, pajak akan menjadi isu yang semakin penting dan sektor yang diandalkan oleh pemerintah. Menurutnya, perlu ada paradigma baru yang lebih jelas agar reformasi perpajakan, mulai dari kebijakan pajak, peraturan perpajakan, hingga administrasi perpajakan, dapat mendukung pencapaian target pemerintah 2014-2019. "Tahun 2016 adalah momentum untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi fiskal yang tidak boleh disia-siakan dan diharapkan meningkatkan partisipasi publik yang semakin besar," kata Prastowo dalam keterangan resminya.