KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengamat Properti sekaligus CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda menilai, sektor properti sudah mengalami tujuh tahun cuti sejak alami lonjakan tren pada pada 2009 hingga 2012 silam. Sejak awal tahun ini Ali menyebut properti sebenarnya mulai alami kenaikan hanya saja lantaran pandemi Covid-19 kembali melambat. Namun usai pandemi berakhir, diprediksi sektor properti akan kembali pada jalur cepat bahkan melesat terutama pada 2022. Dari sana Ali menyarankan para pengembang untuk dapat menyiapkan diri ketika sektor properti naik kembali. "Saya perkirakan mungkin di akhir 2021 itu baru mulai properti bergerak dan 2022 mulai naik. 2022 naik akan naik kencneg," jelas Ali saat diskusi virtual pada Selasa (22/12).
Pengamat prediksi sektor properti akan menggeliat di 2022, pengembang diminta bersiap
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengamat Properti sekaligus CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda menilai, sektor properti sudah mengalami tujuh tahun cuti sejak alami lonjakan tren pada pada 2009 hingga 2012 silam. Sejak awal tahun ini Ali menyebut properti sebenarnya mulai alami kenaikan hanya saja lantaran pandemi Covid-19 kembali melambat. Namun usai pandemi berakhir, diprediksi sektor properti akan kembali pada jalur cepat bahkan melesat terutama pada 2022. Dari sana Ali menyarankan para pengembang untuk dapat menyiapkan diri ketika sektor properti naik kembali. "Saya perkirakan mungkin di akhir 2021 itu baru mulai properti bergerak dan 2022 mulai naik. 2022 naik akan naik kencneg," jelas Ali saat diskusi virtual pada Selasa (22/12).