KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Angka rasio klaim lini asuransi kredit di industri asuransi umum terbilang masih tinggi. Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, rasio klaim asuransi kredit berada di level 95,7% per akhir 2025, atau meningkat dibandingkan pencapaian per akhir 2024 yang sebesar 91,3%. Pengamat Asuransi, Irvan Rahardjo memperkirakan ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan angka NPF industri pada 2026. Dia bilang salah satunya dipicu penurunan kualitas portofolio kredit, kenaikan kredit bermasalah, dan ketidakpastian ekonomi global. Baca Juga: Ada Ketidakpastian Global, Nilai Rasio Klaim Asuransi Kredit Berpotensi Meningkat
Pengamat Sebut Faktor yang Bisa Meningkatkan Rasio Klaim Asuransi Kredit pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Angka rasio klaim lini asuransi kredit di industri asuransi umum terbilang masih tinggi. Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, rasio klaim asuransi kredit berada di level 95,7% per akhir 2025, atau meningkat dibandingkan pencapaian per akhir 2024 yang sebesar 91,3%. Pengamat Asuransi, Irvan Rahardjo memperkirakan ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan angka NPF industri pada 2026. Dia bilang salah satunya dipicu penurunan kualitas portofolio kredit, kenaikan kredit bermasalah, dan ketidakpastian ekonomi global. Baca Juga: Ada Ketidakpastian Global, Nilai Rasio Klaim Asuransi Kredit Berpotensi Meningkat