JAKARTA. Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation and Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, pihaknya mengapresiasi keputusan Sigit Priadi Pramudito yang mundur dari jabatan Direktur Jenderal (Dirjen) Pahak Kementerian Keuangan (Kemkeu), Selasa (1/12) kemarin. Menurut Prastowo, keputusan Sigit tersebut merupakan praktik keutamaan di tengah kegersangan teladan pejabat publik yang bersedia mundur. Lebih lanjut menurut Prastowo, kemunduran Sigit tersebut seharusnya diletakan dalam konteks kemendesakan melakukan reformasi perpajakan yang menyeluruh dan mendasar sehingga perbaikan menuju sistem perpajakan yang kokoh, berkeadilan, dan berkelanjutan akan terjamin. "Momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik guna menghindari kemungkinan korban-korban yang tidak perlu di masa mendatang," kata Prastowo, Rabu (2/12).
Pengamat sebut Sigit Priadi korban reformasi pajak
JAKARTA. Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation and Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, pihaknya mengapresiasi keputusan Sigit Priadi Pramudito yang mundur dari jabatan Direktur Jenderal (Dirjen) Pahak Kementerian Keuangan (Kemkeu), Selasa (1/12) kemarin. Menurut Prastowo, keputusan Sigit tersebut merupakan praktik keutamaan di tengah kegersangan teladan pejabat publik yang bersedia mundur. Lebih lanjut menurut Prastowo, kemunduran Sigit tersebut seharusnya diletakan dalam konteks kemendesakan melakukan reformasi perpajakan yang menyeluruh dan mendasar sehingga perbaikan menuju sistem perpajakan yang kokoh, berkeadilan, dan berkelanjutan akan terjamin. "Momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik guna menghindari kemungkinan korban-korban yang tidak perlu di masa mendatang," kata Prastowo, Rabu (2/12).