KONTAN.CO.ID - LONDON. Badan pengawas data Inggris mengatakan pada hari Rabu (17/6) bahwa seorang profesional perawatan kesehatan di rumah sakit swasta tempat Kate, Putri Wales, menjalani operasi pada tahun 2024 telah mencoba menjual informasi pribadi yang sangat sensitif, yang diyakini sebagai rekam medisnya. Kantor Komisioner Informasi meluncurkan penyelidikan pada Maret 2024 untuk mengetahui apakah staf telah mencoba mengakses rekam medis di London Clinic tempat Kate, istri dari pewaris takhta Pangeran William, menjalani operasi perut dua bulan sebelumnya. Baca Juga: Penjualan Ritel AS Melampaui Perkiraan Bulan Mei 2026
Pengawas Data Inggris Ungkap Upaya Penjualan Informasi Medis Sensitif Kate Middleton
KONTAN.CO.ID - LONDON. Badan pengawas data Inggris mengatakan pada hari Rabu (17/6) bahwa seorang profesional perawatan kesehatan di rumah sakit swasta tempat Kate, Putri Wales, menjalani operasi pada tahun 2024 telah mencoba menjual informasi pribadi yang sangat sensitif, yang diyakini sebagai rekam medisnya. Kantor Komisioner Informasi meluncurkan penyelidikan pada Maret 2024 untuk mengetahui apakah staf telah mencoba mengakses rekam medis di London Clinic tempat Kate, istri dari pewaris takhta Pangeran William, menjalani operasi perut dua bulan sebelumnya. Baca Juga: Penjualan Ritel AS Melampaui Perkiraan Bulan Mei 2026