Pengeluaran Riil Per Kapita RI Naik, Tanda Daya Beli Masyarakat Meningkat



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pengeluaran riil per kapita pada tahun 2023 meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2022.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengungkapkan, pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan sebesar Rp 11,89 juta pada tahun 2023.

Jumlah tersebut meningkat Rp 420.000 atau naik 3,66% bila dibandingkan dengan tahun 2022.


Bahkan, rupanya peningkatan ini lebih tinggi bila dibandingkan rata-rata pertumbuhan per tahun dari tahun 2020 hingga 2022.

Baca Juga: BPS: Indeks Pembangunan Manusia Naik Pada Tahun 2023

"Peningkatan ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan per tahun, selama tahun 2020 sampai dengan 2022 yang sebesar 2,09% YoY," terang Pudji dalam konferensi pers, Rabu (15/11).

Bila menilik data yang disajikan oleh BPS, pengeluaran riil per kapita per tahun ini merupakan salah satu dimensi standar hidup layak dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengungkapkan, peningkatan pengeluaran per riil per kapita pada tahun 2023 menunjukkan hal yang positif.

"Artinya, daya beli masyarakat meningkat," tutur David kepada Kontan.co.id.

David menjelaskan, pengeluaran riil per kapita per tahun ini juga menunjukkan besaran belanja masyarakat setelah dikurangi faktor inflasi.

Nah, dengan inflasi yang terkendali dan secara historis terendah, yaitu di kisaran 2,56% YoY pada Oktober 2023, maka mendukung untuk adanya peningkatan pengeluaran riil masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari