Pengendali Summarecon Agung (SMRA) Tambah Kepemilikan, Kini Kuasai 36%



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pengendali PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Semarop Agung, menambah kepemilikan saham di emiten properti tersebut.

Sebelum transaksi, Semarop Agung punya 5,91 miliar saham SMRA yang setara dengan hak suara 35,83%. Setelah transaksi, kepemilikannya menjadi 5,94 miliar saham dengan hak suara sebesar 36%.

Melansir keterbukaan informasi tanggal 8 April 2026, transaksi tersebut berlangsung sejak 2 Maret 2026 hingga 7 April 2026.


Baca Juga: Pasar Vietnam Di-Upgrade Jadi Pasar Berkembang, Asing Diprediksi Masuk US$ 6 Miliar

Semarop menyerok saham SMRA secara bertahap dalam 18 kali transaksi dengan total pembelian 27,95 juta saham. Harga rata-rata pembelian mulai dari Rp 324 - Rp 369 per saham.

“Status kepemilikan langsung dan akan mempertahankan pengendalian,” kata manajemen SMRA dalam keterbukaan informasi tersebut.

Melansir RTI, saham SMRA saat ini ada di level Rp 334 per saham. Harganya sudah turun 8,7% dalam sebulan dan terkoreksi 12,04% sejak awal tahun.

Sepanjang tahun 2025, emiten properti ini membukukan penurunan kinerja. Pendapatan neto SMRA tercatat Rp 8,76 triliun sepanjang 2025. Pendapatan ini turun 17,47% dari Rp 10,62 triliun pada tahun 2024.

SMRA juga mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih menjadi Rp 766,55 miliar di 2025, menyusut 44,18% YoY dari Rp 1,37 triliun di 2024. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News