Pengguna BYOND by BSI Tembus 9,8 Juta, Transaksi Capai Rp200 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat transformasi digital guna memperluas basis nasabah dan meningkatkan penetrasi layanan keuangan syariah di Indonesia.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar mengatakan, transformasi digital menjadi salah satu fokus utama perseroan dalam meningkatkan customer base BSI yang kini telah mencapai 23,7 juta nasabah.

Jumlah tersebut bertambah sekitar 9,26 juta nasabah sejak merger bank syariah BUMN pada 2021 lalu.


“Transformasi digital menjadi salah satu fokus perseroan meningkatkan jumlah customer base Bank Syariah Indonesia,” ujar Wisnu kepada Kontan, Jumat (29/5/2026).

Menurut Wisnu, perluasan jaringan layanan hingga pelosok negeri juga memberikan multiplier effect positif sehingga layanan BSI kini dapat diakses baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: BSI Genjot Digitalisasi ESG, Pengguna BYOND Melonjak 197% YoY

Saat ini BSI memiliki berbagai kanal digital dan layanan e-channel yang lengkap, mulai dari mobile banking BYOND by BSI, cash management BEWIZE by BSI, hingga jaringan 128 ribu BSI Agen.

Selain itu, perseroan juga memiliki layanan BSI QRIS Sound Box, QRIS Crossborder, serta jaringan ATM yang mencapai sekitar 6.000 unit.

Wisnu mengungkapkan, layanan mobile banking BYOND by BSI mendapat respons positif dari masyarakat karena menawarkan fitur yang lengkap, mulai dari transaksi finansial, sosial, hingga spiritual.

“Mobile banking BSI mendapat animo positif dari masyarakat karena fitur yang lengkap mulai dari transaksi finansial, sosial, dan spiritual. Selain itu mobile banking BSI mudah diakses dan cepat,” katanya.

Baca Juga: Dorong Bisnis Bulion, BSI Andalkan Superapps BYOND

BYOND by BSI sendiri baru diluncurkan pada akhir 2024. Hingga Maret 2026, jumlah penggunanya telah mencapai 9,8 juta user yang didominasi generasi milenial dan Gen Z.

Dalam kurun waktu satu tahun, jumlah pengguna BYOND tumbuh 59% secara tahunan (YoY). Sementara jumlah transaksi mencapai 199 juta transaksi dengan volume sekitar Rp200 triliun.

Wisnu menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan layanan perbankan syariah digital semakin diminati masyarakat, terutama karena kemudahan akses dan kenyamanan transaksi.

“Transformasi digital membuktikan bahwa layanan syariah semakin diminati terlebih kemudahan akses, aman, dan mudah. Hal inilah yang terus kami perkuat sebagai komitmen Melayani Sepenuh Hati kepada seluruh masyarakat,” tutup Wisnu.

Baca Juga: BSI Targetkan 10 Juta Pengguna BYOND by BSI di 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News