Pengguna TRIV Tumbuh 25% Hingga Semester I 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pasar kripto global yang melambat, TRIV justru berhasil mencatat pertumbuhan pengguna lebih dari 25% pada semester I-2026. Capaian ini menjadi sinyal bahwa strategi memperluas layanan di luar perdagangan kripto mulai memperkuat daya tarik platform yang telah hadir sejak 2015 tersebut.

CEO dan Founder TRIV Group Gabriel Rey menyebut, ada dua faktor utama yang mendorong pertumbuhan pengguna TRIV tanpa merinci total jumlah penggunanya. Pertama, TRIV tidak lagi hanya menjadi platform perdagangan aset kripto, tetapi mulai berkembang sebagai platform investasi dengan berbagai pilihan aset. 

Selain kripto, pengguna juga dapat mengakses saham Amerika Serikat, emas, komoditas minyak, dan instrumen investasi lainnya dalam satu aplikasi. “Perluasan layanan ini mendorong peningkatan transaksi sekaligus menarik pengguna yang ingin membangun portofolio investasi dengan beragam aset,” kata Rey dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).


Baca Juga: TRIV Gandeng Indomaret Jadi Saluran Distribusi Voucher Kripto

Kedua, TRIV menghadirkan fitur staking Hyperliquid (HYPE), yaitu layanan yang memungkinkan pengguna menyimpan token HYPE dan memperoleh imbal hasil secara berkala tanpa harus melakukan aktivitas perdagangan. Fitur ini memberikan fleksibilitas karena pengguna dapat melakukan staking maupun menarik kembali asetnya kapan saja tanpa sistem penguncian dana (locking).

Rey menilai pertumbuhan pengguna tersebut menunjukkan bahwa investor membutuhkan layanan yang lebih luas dari sekadar transaksi kripto. Menurutnya, kondisi pasar kripto yang melambat menjadi momentum bagi TRIV untuk memperkuat produk dan membangun ekosistem investasi yang lebih lengkap, termasuk melalui pengembangan layanan pendukung gaya hidup pengguna.

Baca Juga: TRIV Luncurkan Produk Tokenized Bond ETF

Ia menambahkan, TRIV akan terus menambah aset dan fitur baru ke depan. “Kami akan terus memperluas ekosistem TRIV dari aset kripto, aset global, sampai fitur-fitur yang memang dibutuhkan nasabah TRIV," tutup Gabriel Rey.

Seperti diketahui, Triv Group hadir sejak 2015 dan berawal sebagai sebuah exchange yang kemudian berkembang menjadi ekosistem kripto yang terintegrasi. Saat ini, Triv Group menaungi berbagai pilar strategis, termasuk exchange, media, bursa, serta lifestyle melalui Rata Kanan Capital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: