KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) dalam bisnis semakin meluas. Mulai dari pemasaran, layanan pelanggan, analisis data hingga pengambilan keputusan. Namun, ketergantungan pada AI juga membawa risiko. Mulai dari kebocoran data, kesalahan informasi, keamanan sistem hingga hilangnya diferensiasi bisnis. Pemilik bisnis perlu memastikan AI tetap menjadi alat bantu, bukan penentu arah perusahaan. Founder SyaREA World Syamsul Safin mengatakan, penggunaan AI harus memiliki tujuan yang jelas agar pengusaha tidak sekadar sibuk mencoba berbagai tools tanpa kaitan dengan strategi bisnis.
Penggunaan Kecerdasan Buatan Meluas, Pemilik Bisnis Perlu Perhatikan Risikonya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) dalam bisnis semakin meluas. Mulai dari pemasaran, layanan pelanggan, analisis data hingga pengambilan keputusan. Namun, ketergantungan pada AI juga membawa risiko. Mulai dari kebocoran data, kesalahan informasi, keamanan sistem hingga hilangnya diferensiasi bisnis. Pemilik bisnis perlu memastikan AI tetap menjadi alat bantu, bukan penentu arah perusahaan. Founder SyaREA World Syamsul Safin mengatakan, penggunaan AI harus memiliki tujuan yang jelas agar pengusaha tidak sekadar sibuk mencoba berbagai tools tanpa kaitan dengan strategi bisnis.
TAG: