KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Layanan pinjaman daring (pindar) kini tidak lagi hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Seiring berkembangnya ekosistem ekonomi digital, sebagian masyarakat mulai menggunakan fasilitas pembiayaan ini sebagai sumber modal untuk menjalankan atau mengembangkan usaha. Akses yang relatif cepat dan proses pengajuan yang mudah menjadi salah satu alasan pelaku usaha, khususnya usaha mikro dan kecil, memanfaatkan pinjaman daring. Dengan layaan lebih praktis, pelaku usaha bisa memperoleh dana dalam waktu singkat. Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anjar Sumarjati, mengatakan industri pinjaman daring saat ini telah memberi kontribusi penting dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat. Salah satu peran yang menonjol adalah membantu menjembatani kebutuhan kredit pelaku UMKM yang belum sepenuhnya terlayani oleh perbankan.
Penggunaan Pindar Tak Hanya Menopang Kebutuhan Konsumtif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Layanan pinjaman daring (pindar) kini tidak lagi hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Seiring berkembangnya ekosistem ekonomi digital, sebagian masyarakat mulai menggunakan fasilitas pembiayaan ini sebagai sumber modal untuk menjalankan atau mengembangkan usaha. Akses yang relatif cepat dan proses pengajuan yang mudah menjadi salah satu alasan pelaku usaha, khususnya usaha mikro dan kecil, memanfaatkan pinjaman daring. Dengan layaan lebih praktis, pelaku usaha bisa memperoleh dana dalam waktu singkat. Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anjar Sumarjati, mengatakan industri pinjaman daring saat ini telah memberi kontribusi penting dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat. Salah satu peran yang menonjol adalah membantu menjembatani kebutuhan kredit pelaku UMKM yang belum sepenuhnya terlayani oleh perbankan.
TAG: