Penghematan BBM Subsidi Tembus Rp 4,9 Triliun Sepanjang 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat penghematan anggaran subsidi dan kompensasi bahan bakar minyak (BBM) mencapai Rp 4,98 triliun sepanjang 2025.

Efisiensi tersebut diperoleh dari pengawalan distribusi BBM jenis tertentu (JBT) dan jenis bahan bakar khusus penugasan (JBKP) yang berjalan sesuai kuota dan relatif terkendali.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan bahwa realisasi penyaluran BBM subsidi dan kompensasi selama Januari hingga Desember 2025 berlangsung lancar dan seluruh kebutuhan nasional terpenuhi.


Baca Juga: PELNI Migrasi ke Satelit LEO untuk Pangkas Latensi dan Efisiensi Operasional Armada

“Alhamdulillah, selama tahun 2025 distribusi BPM subsidi dan kompensasi negara semua terpenuhi dan lancar,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (27/01/2026).

Wahyudi merinci, penghematan terbesar berasal dari JBKP Pertalite yang mencapai Rp 2,75 triliun, seiring realisasi penyaluran sebesar 28,06 juta kiloliter atau 89,86% dari kuota nasional 31,23 juta kiloliter.

Selain itu, JBT minyak solar menyumbang penghematan Rp 2,11 triliun dengan realisasi 18,41 juta kiloliter atau 97,49% dari kuota APBN sebesar 18,88 juta kiloliter.

Adapun untuk JBT minyak tanah, penghematan tercatat sebesar Rp 0,22 triliun dengan realisasi penyaluran 507.944 kiloliter atau 96,75% dari kuota 525 ribu kiloliter.

Di sisi lain, BPH Migas juga memastikan pemerataan akses energi melalui program BBM satu harga.

Hingga akhir 2025, jumlah penyalur BBM satu harga telah mencapai 599 lembaga penyalur, termasuk tambahan 16 SPBU BBM satu harga yang seluruhnya telah beroperasi dan memenuhi target tahun berjalan.

Baca Juga: Lippo Cikarang (LPCK) Catat Lebih dari 3.600 Unit Apartemen Meikarta Telah Dihuni

Selanjutnya: Binadigital Bank INA Luncurkan Fitur Investasi Emas Digital

Menarik Dibaca: ERAA Siapkan Buyback Saham Rp 150 Miliar, Sinyal Positif untuk Investor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News