Pengiriman Mobil Listrik Xiaomi Anjlok di Awal Tahun 2026



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Produsen kendaraan listrik asal China yakni Xiaomi melaporkan penurunan pengiriman mobil listrik pada Februari 2026. Berdasarkan unggahan di akun resmi Weibo yang dikutip Reuters (1/3), pengiriman tercatat lebih dari 20.000 unit, turun signifikan dibandingkan realisasi Januari yang melampaui 39.000 unit.

Penurunan tersebut terjadi setelah lonjakan distribusi pada awal tahun. Meski demikian, Xiaomi belum merinci penyebab turunnya volume pengiriman secara bulanan tersebut.

Sebagai informasi, Xiaomi merupakan pemain baru di industri kendaraan listrik. Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai produsen ponsel pintar dan perangkat elektronik konsumen itu meluncurkan mobil listrik pertamanya, sedan Speed Ultra 7 (SU7) pada 2024.


Baca Juga: China Larang Handle Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027, Tesla dan Xiaomi Terpengaruh

Saat ini, Xiaomi menyatakan tengah mempersiapkan produksi massal SU7 generasi terbaru. Langkah ini mengindikasikan perusahaan tetap agresif memperluas kapasitas dan portofolio di tengah persaingan ketat industri kendaraan listrik global.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati konsistensi pengiriman Xiaomi serta strategi produksi massal model terbaru tersebut, terutama di tengah dinamika permintaan kendaraan listrik yang semakin kompetitif di pasar domestik China maupun global.

Baca Juga: Presiden Korsel Lee Jae Myung Berswafoto dengan Xi Jinping Menggunakan Ponsel Xiaomi

TAG: