KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan di industri perbankan digital mendorong bank tidak hanya memperluas basis nasabah dan transaksi, mereka menjaga kualitas aset serta efisiensi pendanaan. Pertumbuhan bisnis perlu diimbangi pengelolaan risiko agar ekspansi kredit dapat berkontribusi terhadap profitabilitas. Melalui strategi itu, PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 21 miliar pada kuartal III-2026. Penopangnya, penguatan bisnis digital, pertumbuhan dana tabungan, serta optimalisasi pengelolaan aset produktif dan sumber pendanaan di tengah dinamika industri perbankan. Dari sisi penghimpunan dana, emiten berkode saham AGRO itu mencatatkan pertumbuhan digital saving sebesar 35,6% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 2,4 triliun. Sementara itu, transaksi melalui aplikasi Raya meningkat 44,7% yoy menjadi 4,9 juta transaksi. Pertumbuhan dana digital tersebut turut mendorong peningkatan rasio current account saving account (CASA) menjadi 35,83% pada kuartal III-2026. Meningkat dari 29,78% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penguatan Bisnis Digital dan Pengelolaan Risiko, Bank Raya Cetak Laba Rp 21 Miliar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan di industri perbankan digital mendorong bank tidak hanya memperluas basis nasabah dan transaksi, mereka menjaga kualitas aset serta efisiensi pendanaan. Pertumbuhan bisnis perlu diimbangi pengelolaan risiko agar ekspansi kredit dapat berkontribusi terhadap profitabilitas. Melalui strategi itu, PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 21 miliar pada kuartal III-2026. Penopangnya, penguatan bisnis digital, pertumbuhan dana tabungan, serta optimalisasi pengelolaan aset produktif dan sumber pendanaan di tengah dinamika industri perbankan. Dari sisi penghimpunan dana, emiten berkode saham AGRO itu mencatatkan pertumbuhan digital saving sebesar 35,6% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 2,4 triliun. Sementara itu, transaksi melalui aplikasi Raya meningkat 44,7% yoy menjadi 4,9 juta transaksi. Pertumbuhan dana digital tersebut turut mendorong peningkatan rasio current account saving account (CASA) menjadi 35,83% pada kuartal III-2026. Meningkat dari 29,78% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
TAG: