KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peringatan 20 tahun Gempa Bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah resmi dimulai pada Jumat (22/5/2026) melalui rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan kesiapsiagaan bencana sekaligus pemulihan sosial-ekonomi para penyintas. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama PT Taman Wisata Candi dan EDRR Indonesia. Peringatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi atas gempa besar yang mengguncang Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat budaya tangguh bencana melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor (pentahelix), yang melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan hari pertama dipusatkan di SMAN 1 Kalasan, Kabupaten Sleman, melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Baca Juga: Simak Suku Bunga Deposito Bank Jateng dan Syarat Minimum Setoran Para peserta mendapatkan materi mengenai potensi bahaya gempa bumi, prosedur evakuasi, sistem pelaporan melalui aplikasi Jogja Digdaya, hingga simulasi kebencanaan. Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Lilik Kurniawan, menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan sebagai upaya mengurangi risiko bencana sejak dini. Ia juga menambahkan bahwa momentum ini turut dimanfaatkan untuk mendorong pemulihan ekonomi penyintas melalui partisipasi dalam kegiatan berbasis komunitas. "Dalam kesempatan ini kami mengajak para penyintas gempa Jogja untuk berpartisipasi di pasar penyintas sebagai upaya menaikkan ekonomi mereka," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026). Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkomitmen dalam pelaksanaan program SPAB di Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, BPBD DIY, serta EDRR Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dalam mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan darurat di satuan pendidikan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Lipstik Hanasui Paling Favorit, Siap Temani Liburan Akhir Tahun Country Director for Government Relations EDRR Indonesia, Rakyan Adibrata, menilai SPAB sebagai investasi jangka panjang dalam membangun keselamatan generasi muda melalui pendidikan kebencanaan yang berkelanjutan. Rakyan menambahkan, keterlibatan EDRR Indonesia dalam peringatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap penanggulangan bencana di Tanah Air. Menurutnya dua puluh tahun setelah gempa, ketangguhan para penyintas Yogyakarta adalah bukti nyata bahwa bangsa ini mampu bangkit. Ia bilang, EDRR Indonesia hadir bukan sekadar sebagai sponsor, tetapi sebagai mitra yang ingin memastikan teknologi dan pengetahuan mitigasi bencana benar-benar sampai ke tangan masyarakat. "Semangat ini akan kami lanjutkan melalui EDRR Indonesia 2026, pameran teknologi mitigasi bencana terbesar di Asia Tenggara, yang berlangsung pada 12 hingga 14 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kami mengajak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai titik tolak budaya tangguh bencana yang nyata," tutur Rakyan. EDRR Indonesia menyatakan keterlibatannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan sistem penanggulangan bencana dan pemulihan berbasis masyarakat di Indonesia.
Baca Juga: 4 Warna Lipstik Terbaik untuk Usia 40-an, Bikin Cerah dan Awet Muda Rangkaian peringatan akan dilanjutkan pada Sabtu (23/5/2026) dengan Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan di Lapangan Garuda, Candi Prambanan.
Kegiatan ini akan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, akademisi, organisasi kemanusiaan, dan relawan kebencanaan. Dalam rangkaian peringatan tersebut, EDRR Indonesia menerima apresiasi atas dukungannya dalam pelaksanaan program SPAB di Yogyakarta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dalam memperkuat mitigasi, kesiapsiagaan, serta sistem penanggulangan bencana di lingkungan pendidikan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News