JAKARTA. Harga tembaga mencoba bangkit. Adanya potensi pengurangan suplai di pasar global berpeluang menyokong logam industri ini. Mengutip Bloomberg, Jumat (18/12), tembaga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 3,08% menjadi US$ 4.685 per metrik ton. Meski demikian, sepekan terakhir, harga masih terkoreksi 0,38%. Pengamat Komoditas PT SoeGee Futures Ibrahim menilai, beberapa faktor menyokong harga tembaga pada akhir pekan lalu. Pertama, realisasi kenaikan suku bunga The Fed menghilangkan ketidakpastian di pasar, sehingga indeks dollar mengendur. Pelemahan dollar AS berefek bagus pada harga komoditas.
Pengurangan suplai bisa sokong tembaga
JAKARTA. Harga tembaga mencoba bangkit. Adanya potensi pengurangan suplai di pasar global berpeluang menyokong logam industri ini. Mengutip Bloomberg, Jumat (18/12), tembaga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 3,08% menjadi US$ 4.685 per metrik ton. Meski demikian, sepekan terakhir, harga masih terkoreksi 0,38%. Pengamat Komoditas PT SoeGee Futures Ibrahim menilai, beberapa faktor menyokong harga tembaga pada akhir pekan lalu. Pertama, realisasi kenaikan suku bunga The Fed menghilangkan ketidakpastian di pasar, sehingga indeks dollar mengendur. Pelemahan dollar AS berefek bagus pada harga komoditas.