Tak ada yang menyangka, saat ini Terrence "Terry" Pegula berada di jajaran orang terkaya di Amerika Serikat. Berasal dari keluarga tak mampu, masa kecil Terry penuh perjuangan. Ia harus mulai bekerja sejak remaja seabgai sopir truk di kawasan pertambangan. Namun, justru dari situlah, dia mendapat banyak ilmu yang mengantarkannya menuju kesuksesan. Terry yang berotak cemerlang akhirnya mendirikan perusahaan tambang East Resources Inc di Pennsylvania. Terrence Pegula masuk dalam jajaran orang terkaya di Amerika Serikat (AS). Ia berada di urutan ke-110 dengan nilai kekayaan hampir mencapai US$ 3 miliar. Terry, begitu sapaannya, berhasil menjadi seorang miliuner setelah menjual East Resources Inc, perusahaan eksplorasi minyak dan gas yang memiliki dan mengoperasikan 2.500 sumur di wilayah New York, Pennsylvania, West Virginia, Colorado, dan Wyoming. Terry menjual perusahaan yang bermarkas di Pennsylvania itu kepada Royal Dutch Shell Plc, produsen energi terbesar di Eropa pada Juli 2010. Kesepakatan yang menjadi akuisisi perusahaan minyak dan gas terbesar kedua di Negeri Paman Sam tahun lalu itu bernilai US$ 4,7 miliar.
Pengusaha tambang mantan sopir truk (1)
Tak ada yang menyangka, saat ini Terrence "Terry" Pegula berada di jajaran orang terkaya di Amerika Serikat. Berasal dari keluarga tak mampu, masa kecil Terry penuh perjuangan. Ia harus mulai bekerja sejak remaja seabgai sopir truk di kawasan pertambangan. Namun, justru dari situlah, dia mendapat banyak ilmu yang mengantarkannya menuju kesuksesan. Terry yang berotak cemerlang akhirnya mendirikan perusahaan tambang East Resources Inc di Pennsylvania. Terrence Pegula masuk dalam jajaran orang terkaya di Amerika Serikat (AS). Ia berada di urutan ke-110 dengan nilai kekayaan hampir mencapai US$ 3 miliar. Terry, begitu sapaannya, berhasil menjadi seorang miliuner setelah menjual East Resources Inc, perusahaan eksplorasi minyak dan gas yang memiliki dan mengoperasikan 2.500 sumur di wilayah New York, Pennsylvania, West Virginia, Colorado, dan Wyoming. Terry menjual perusahaan yang bermarkas di Pennsylvania itu kepada Royal Dutch Shell Plc, produsen energi terbesar di Eropa pada Juli 2010. Kesepakatan yang menjadi akuisisi perusahaan minyak dan gas terbesar kedua di Negeri Paman Sam tahun lalu itu bernilai US$ 4,7 miliar.