Penipuan Transfer BRI Makin Canggih: Ini 5 Cara Pastikan Bukti Asli



KONTAN.CO.ID - Ketahui panduan cek bukti transaksi BRI asli atau palsu. Maraknya transaksi digital membuat proses pembayaran semakin praktis.

Namun di sisi lain, modus penipuan juga ikut berkembang, salah satunya melalui bukti transfer palsu yang kerap digunakan untuk mengelabui korban. Bahkan, pelaku bisa memalsukan screenshot transaksi agar terlihat meyakinkan.

Karena itu, penting bagi nasabah untuk memahami cara membedakan bukti transfer asli dan palsu, khususnya pada layanan perbankan seperti Bank Rakyat Indonesia.


Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! UMKM Wajib Tahu Bunga KUR BRI 2026 Terbaru

Modus Penipuan Bukti Transfer Palsu

Penipuan ini biasanya terjadi saat pelaku mengirimkan bukti transfer (screenshot atau struk) kepada korban, seolah-olah pembayaran sudah dilakukan. Padahal, dana sebenarnya belum masuk ke rekening tujuan.

Bukti transfer palsu umumnya dibuat dengan cara mengedit gambar menggunakan aplikasi tertentu, sehingga tampak menyerupai bukti asli.

Cara Cek Bukti Transfer BRI Asli

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan keaslian bukti transfer:

1. Cek Mutasi Rekening

Cara paling aman adalah langsung mengecek saldo atau mutasi rekening melalui:

  • Aplikasi BRImo
  • Internet banking
  • ATM
Jika dana belum masuk, maka besar kemungkinan bukti transfer tersebut palsu.

2. Verifikasi di Riwayat Transaksi

Nasabah dapat melihat bukti transfer asli melalui menu riwayat transaksi di aplikasi atau internet banking.

3. Cek Notifikasi Resmi

Bukti transfer asli biasanya disertai notifikasi resmi dari bank, seperti email atau notifikasi aplikasi.

Baca Juga: Langkah Mudah Daftar QRIS BRI Merchant Statis, Bisnis Langsung Terima Dana!

Ciri-ciri Bukti Transfer Palsu

Agar tidak tertipu, perhatikan beberapa tanda berikut:

  • Font atau tulisan tidak konsisten (ukuran/jenis huruf berbeda)
  • Tata letak berantakan atau tidak rapi
  • Warna tulisan tidak seragam atau terlihat pudar
  • Kesalahan ejaan atau format yang tidak sesuai standar bank
  • Nomor rekening ditampilkan terlalu lengkap (tidak disamarkan seperti biasanya)
Selain itu, jika format bukti transfer terlihat berbeda dari biasanya, patut dicurigai sebagai hasil editan.

Baca Juga: Biaya Transfer dan Tarik Tunai BRI di ATM Lain: Hindari Pengeluaran Tak Terduga!

Tips Aman Agar Tidak Tertipu

  • Jangan langsung percaya screenshot bukti transfer
  • Pastikan dana benar-benar sudah masuk sebelum menyerahkan barang/jasa
  • Hindari transaksi terburu-buru atau ditekan oleh pembeli
  • Selalu cek langsung melalui sistem resmi bank
Perlu diingat, tampilan bukti transfer bisa saja terlihat “sempurna”, tetapi belum tentu mencerminkan transaksi yang benar-benar terjadi.

Di era digital saat ini, kewaspadaan menjadi kunci utama dalam bertransaksi. Bukti transfer tidak bisa dijadikan satu-satunya acuan pembayaran. Cara paling aman tetap dengan mengecek langsung mutasi rekening.

Dengan memahami ciri-ciri dan cara verifikasi bukti transfer BRI, kamu bisa terhindar dari berbagai modus penipuan yang semakin canggih.

Tonton: Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0% Berlaku 6 Bulan, Kapan Berlaku?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News