Penjualan dan Laba Bersih Arwana Citramulia (ARNA) Kompak Menurun pada 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen keramik, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) mengalami penurunan kinerja keuangan pada 2023.

Mengutip laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan neto ARNA berkurang 5,41% year on year (YoY) menjadi Rp 2,45 triliun pada akhir 2023, dari sebelumnya Rp 2,59 triliun pada akhir 2022.

Penurunan ini terjadi bersamaan dengan kenaikan beban pokok penjualan ARNA sebesar 0,65% YoY menjadi Rp 1,54 triliun pada 2023. Pada tahun sebelumnya, beban pokok penjualan ARNA tercatat sebesar Rp 1,53 triliun.


Baca Juga: Proyek IKN Membawa Berkah Bagi Industri Keramik

Beban penjualan ARNA juga membengkak 15,19% YoY dari Rp 215,98 miliar pada 2022 menjadi Rp 248,78 miliar pada 2023. ARNA juga mencatat peningkatan beban keuangan sebesar 41,64% YoY dari Rp 7,66 miliar pada 2022 menjadi Rp 10,85 miliar pada 2023.

Hingga akhir 2023, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ARNA tercatat sebanyak Rp 445,29 miliar. Angka ini menyusut 22,72% YoY dibandingkan laba bersih perusahaan pada tahun sebelumnya yakni Rp 576,21 miliar.

ARNA memiliki total aset sebesar Rp 2,62 triliun pada akhir 2023 atau meningkat 1,55% YoY dibandingkan total aset perusahaan pada 2022 senilai Rp 2,58 triliun.

Total aset ARNA pada 2023 terdiri dari liabilitas sebesar Rp 765,46 miliar dan ekuitas sebesar Rp 1,86 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi