KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja penjualan eceran pada April 2026 mengalami perlambatan dibandingkan Maret 2026, baik secara bulanan maupun secara tahunan. Perlambatan ini sejalan dengan normalisasi permintaan masyarakat setelah periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan Survei Bank Indonesia (BI), Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2026 tercatat sebesar 226,9. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan IPR Maret 2026 yang mencapai 256,7 dan juga lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 232,4 pada April 2025. Secara bulanan, IPR April 2026 terkontraksi 11,6% month to month (mtm), berbalik dari pertumbuhan 10,3% (mtm) pada Maret 2026.
Penjualan Eceran April 2026 Melambat, Tertekan Normalisasi Permintaan Pasca Lebaran
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja penjualan eceran pada April 2026 mengalami perlambatan dibandingkan Maret 2026, baik secara bulanan maupun secara tahunan. Perlambatan ini sejalan dengan normalisasi permintaan masyarakat setelah periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan Survei Bank Indonesia (BI), Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2026 tercatat sebesar 226,9. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan IPR Maret 2026 yang mencapai 256,7 dan juga lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 232,4 pada April 2025. Secara bulanan, IPR April 2026 terkontraksi 11,6% month to month (mtm), berbalik dari pertumbuhan 10,3% (mtm) pada Maret 2026.
TAG: