KONTAN.CO.ID – LONDON. Pasar kendaraan listrik (EV) China mulai kehilangan momentum. Penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV) di Negeri Tirai Bambu turun 5% secara tahunan menjadi 980.000 unit pada Juli 2026. Melansir Reuters (13/8), data Benchmark Mineral Intelligence (BMI) menunjukkan pelemahan China terjadi di tengah pertumbuhan pasar EV global. Penjualan EV dunia pada Juli mencapai 1,85 juta unit, naik 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menjadi pertumbuhan global selama lima bulan berturut-turut. Secara kumulatif, penjualan Januari-Juli mencapai 11,5 juta unit. China masih menjadi pasar terbesar dalam penjualan EV global. Namun, perlambatan pasar domestik mendorong produsen otomotif China semakin agresif mencari pertumbuhan dari luar negeri.
Penjualan EV China Melambat, Ekspor Jadi Andalan
KONTAN.CO.ID – LONDON. Pasar kendaraan listrik (EV) China mulai kehilangan momentum. Penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV) di Negeri Tirai Bambu turun 5% secara tahunan menjadi 980.000 unit pada Juli 2026. Melansir Reuters (13/8), data Benchmark Mineral Intelligence (BMI) menunjukkan pelemahan China terjadi di tengah pertumbuhan pasar EV global. Penjualan EV dunia pada Juli mencapai 1,85 juta unit, naik 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menjadi pertumbuhan global selama lima bulan berturut-turut. Secara kumulatif, penjualan Januari-Juli mencapai 11,5 juta unit. China masih menjadi pasar terbesar dalam penjualan EV global. Namun, perlambatan pasar domestik mendorong produsen otomotif China semakin agresif mencari pertumbuhan dari luar negeri.
TAG: