KONTAN.CO.ID - Penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max secara global tercatat lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Pencapaian ini tidak lepas dari kinerja luar biasa pasar China. Riset rantai pasok dari Counterpoint Research menunjukkan, penjualan iPhone 18 Pro di China dalam tiga pekan pertama setelah peluncuran meningkat 29% dibandingkan periode yang sama pada penjualan iPhone 17 Pro.
Kinerja tersebut membantu penjualan global iPhone 18 Pro mencatat pertumbuhan 3,1% dibandingkan iPhone 17 Pro. Meski sejumlah pasar utama menunjukkan pelemahan, tingginya permintaan dari konsumen China mampu menopang performa iPhone 18 Pro secara keseluruhan.
Baca Juga: Apple Luncurkan MacBook Pro dan iMac dengan Chip M6, Segini Harganya iPhone 18 Pro Laris Manis di China
Apple disebut memiliki persediaan iPhone 18 Pro yang lebih banyak ketika produk tersebut diluncurkan dibandingkan stok iPhone 17 Pro pada periode yang sama. Selain itu, kenaikan harga sejumlah
smartphone Android buatan perusahaan lokal China turut membuat iPhone menjadi lebih menarik bagi sebagian konsumen. Kondisi tersebut memberikan keuntungan bagi Apple di tengah persaingan pasar
smartphone premium China. Meski demikian, Counterpoint mengingatkan bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah performa tersebut akan bertahan dalam jangka panjang. "Apakah kinerja China yang lebih baik mencerminkan permintaan yang berkelanjutan atau pembelian yang terkonsentrasi di awal peluncuran akan menjadi lebih jelas dalam beberapa pekan mendatang," kata
Associate Director Counterpoint Research, Sujeong Lim, dikutip
Apple Insider. Situasinya justru berbeda di AS. Penjualan iPhone 18 Pro di AS tercatat turun 4% secara tahunan dibanding pendahulunya. Counterpoint menduga salah satu penyebabnya adalah konsumen menilai peningkatan pada generasi baru tersebut belum cukup untuk mendorong mereka melakukan
upgrade. Jepang mencatat penurunan yang lebih besar. Penjualan iPhone 18 Pro di negara tersebut turun 27% dibandingkan iPhone 17 Pro.
Baca Juga: Baru Meluncur, Layar iPhone Duo Bermasalah dan Apple Siapkan Penggantian Unit iPhone 18 Pro Max Tetap Jadi Model Terlaris
Di tengah perbedaan performa antarnegara, iPhone 18 Pro Max tetap menjadi model yang paling banyak terjual. Pada jajaran iPhone 2026, model Pro Max menyumbang 56% dari total penjualan model Pro. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan 57% pada jajaran iPhone 2025.
Apple juga mengubah strategi peluncuran iPhone pada 2026, dengan hanya merilis iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo pada tahap awal. Sementara model iPhone 18 reguler baru dijadwalkan meluncur pada awal 2027. Strategi peluncuran yang terpisah tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa Apple bisa kehilangan sebagian penjualan.
Baca Juga: Apple Luncurkan iPhone Lipat Seharga Rp 36 Juta, Stok Langka dan Permintaan Tinggi