JAKARTA. PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) membukukan penjualan hanya US$ 99,544 atau anjlok 72% dari penjualan tahun 2014 sebesar US$ 358,375. Anjloknya penjualan karena turunnya pendapatan dari jasa sektor pertambangan seiring harga komoditas yang terus melemah. Laba bersih komprehensif-nya pun turun 3,6% menjadi US$ 22,5 juta. Laba bersih masih positif karena ditolong pendapatan dari investasi entitas asosiasi yang mencapai US$ 22,6 juta. Walaupun begitu, total aset di akhir tahun lalu mengalami kenaikan 36,7% menjadi US$ 114 juta. "Kenaikan jumlah aset disebabkan peningkatan pada asset tidak lancar," ujar Vincent Nangoi, Presiden Direktur ITMA melalui Keterbukaan Informasi, Rabu (17/2).
Penjualan ITMA anjlok 72% di 2015 lalu
JAKARTA. PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) membukukan penjualan hanya US$ 99,544 atau anjlok 72% dari penjualan tahun 2014 sebesar US$ 358,375. Anjloknya penjualan karena turunnya pendapatan dari jasa sektor pertambangan seiring harga komoditas yang terus melemah. Laba bersih komprehensif-nya pun turun 3,6% menjadi US$ 22,5 juta. Laba bersih masih positif karena ditolong pendapatan dari investasi entitas asosiasi yang mencapai US$ 22,6 juta. Walaupun begitu, total aset di akhir tahun lalu mengalami kenaikan 36,7% menjadi US$ 114 juta. "Kenaikan jumlah aset disebabkan peningkatan pada asset tidak lancar," ujar Vincent Nangoi, Presiden Direktur ITMA melalui Keterbukaan Informasi, Rabu (17/2).