Penjualan Kendaraan Taksi Terus Tumbuh



JAKARTA. Kendati penjualan mobil penumpang meredup pada Agustus lalu, namun penjualan mobil untuk armada taksi tetap bergairah. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil taksi pada Agustus 2013 mencapai 2.272 unit, naik 9,5% ketimbang bulan sebelumnya. Penjualan armada taksi ini didominasi oleh PT Toyota Astra Motor (TAM).

Pada Agustus lalu, TAM mampu menjual 2.272 unit sedan Limo yang biasa digunakan sebagai armada taksi. Sementara itu, pada Agustus lalu, pabrikan otomotif lain tidak mencatatkan penjualan armada taksi.

Widyawati Soedigdo, General Manager Corporate Planning & Public Relation PT Toyota Astra Motor bilang, siklus penjualan taksi tak seperti penjualan mobil jenis lain. "Penjualan taksi tergantung kebutuhan dari perusahaan," ujarnya kepada KONTAN, akhir pekan lalu.


Selama ini, beberapa operator taksi seperti Blue Bird dan Express banyak menggunakan armada Limo keluaran Toyota. Selama Januari hingga Agustus 2013, TAM berhasil menjual 7.986 unit Limo.

Penyedia armada taksi lain yakni PT Hyundai Motor Indonesia (HMI) dari Januari hingga Agustus mampu menjual 262 unit armada taksi. Namun, pada Agustus 2013, Hyundaitak membukukan penjualanarmada taksi.

Mukiat Sutikno, Vice President Director PT HMI bilang meski Agustus lalu perusahaan tidak membukukan penjualan mobil Hyundai Excel III untuk taksi, namun ke depan masih ada beberapa tender yang sudah diraih. "Ke depan, ada proyek penyediaan  200 unit armada taksi," katanya.

Sayangnya, Mukiat masih enggan membeberkan operator taksi yang bakal membeli armada taksi milik perusahaan. Yang jelas, ia bilang, sampai akhir tahun, Hyundai menargetkan bisa menjual 400 unit armada taksi.

Maria Sidabutar, Director Public Relation General Motors pemegang merek Cheverolet bilang, pasar mobil untuk armada taksi akan terus berkembang seiring kebutuhan penyediaan transportasi di Indonesia. Makanya, ia optimistis pesanan taksi perusahaan juga akan meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi