Penjualan Mark Dynamics (MARK) Naik 23,6%, Prospek Ditopang Ekspor dan Dolar AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) membukukan kinerja keuangan solid pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba bersih dua digit, ditopang kenaikan penjualan serta strategi ekspor yang diuntungkan penguatan dolar AS.

Sepanjang periode tersebut, MARK mencatat penjualan bersih Rp 250,84 miliar, naik 23,6% dibandingkan Rp 203,03 miliar pada kuartal I 2025. Laba kotor tercatat Rp118,11 miliar dengan margin 47,1%, sementara laba usaha meningkat menjadi Rp 102,26 miliar dari Rp 85,45 miliar.

Laba bersih tahun berjalan mencapai Rp83,43 miliar atau tumbuh 19,2% dibandingkan Rp70,01 miliar pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan profitabilitas yang tetap terjaga.


Baca Juga: Chery Kenalkan Teknologi Parkir Pintar VPD, Mobil Bisa Cari dan Parkir Sendiri

"Lebih dari 80% penjualan kami berasal dari pasar ekspor dengan denominasi dolar AS. Kondisi ini memberikan natural hedge bagi Perseroan, sehingga ketika USD menguat terhadap rupiah, kinerja keuangan kami justru semakin terdorong," ujar Direktur Utama MARK Ridwan Goh dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Struktur bisnis berbasis ekspor membuat perseroan diuntungkan dari fluktuasi nilai tukar. Sebagian besar transaksi dilakukan dalam dolar AS, baik dari sisi pendapatan maupun kontrak bisnis utama, sehingga pelemahan rupiah berdampak positif terhadap laporan keuangan berbasis rupiah.

Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat menjadi Rp1,08 triliun dari Rp1,02 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Aset lancar tercatat Rp553,98 miliar dan aset tidak lancar Rp 527,09 miliar.

Sementara itu, total liabilitas turun menjadi Rp95,86 miliar dari Rp 120,12 miliar, menunjukkan perbaikan struktur utang. Ekuitas meningkat menjadi Rp985,21 miliar dari Rp 902,63 miliar. Posisi kas dan setara kas relatif stabil di Rp142,78 miliar.

Baca Juga: Bumi Resources (BUMI) Dikabarkan Bakal Akuisisi Loyal Metals Asal Australia

"Dengan basis pendapatan berbasis USD dan posisi kas yang kuat, kami berada dalam posisi yang sangat solid untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing global," tambahnya.

Ke depan, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk optimistis mempertahankan momentum pertumbuhan seiring kuatnya permintaan ekspor dan tren penguatan dolar AS. Kombinasi kinerja operasional, neraca yang sehat, serta eksposur mata uang global dinilai menjadi modal utama perseroan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News