Penjualan Mobil Bekas MPMX Diprediksi Melonjak Jelang Lebaran 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memproyeksikan penjualan mobil bekas meningkat menjelang periode mudik Lebaran 2026. Indikasi penguatan permintaan sudah terlihat sejak awal tahun, terutama melalui aktivitas lelang kendaraan.

General Manager Corporate Communications & Sustainability MPMX Natalia Lusnita menyampaikan bahwa tren transaksi mulai bergerak lebih aktif sejak Januari.


“Kami melihat prospek penjualan mobil bekas pada periode menjelang Ramadan–Lebaran 2026 menunjukkan tren yang positif dan diperkirakan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujarnya kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, tren peningkatan penjualan mobil bekas mulai terlihat sejak minggu ke-3 Januari 2026, di mana aktivitas transaksi lelang melalui unit bisnis kami (AUKSI) menunjukkan pergerakan yang lebih aktif dibandingkan periode awal tahun sebelumnya.

Baca Juga: Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Optimistis Pasar Mobil Bekas Tahun 2026 Akan Cerah

Hingga pertengahan Februari 2026, penjualan melalui kanal lelang telah melampaui 500 unit. Capaian tersebut menjadi indikasi awal bahwa permintaan menjelang Lebaran tahun ini berpotensi lebih kuat dibandingkan tahun lalu.

MPMX menargetkan tingkat penjualan yang menyesuaikan dengan ketersediaan unit dan dinamika pasar.

“Perseroan menyiapkan target penjualan yang sejalan dengan ketersediaan unit dan dinamika permintaan pasar, dengan aspirasi tingkat penjualan mencapai sekitar 99% dari total unit yang disiapkan selama periode Januari–Maret 2026,” kata Natalia.

Secara total, volume penjualan pada periode tersebut diproyeksikan berada di kisaran 800–1.000 unit. Dari sisi wilayah, kontribusi utama masih berasal dari kota-kota dengan aktivitas ekonomi tinggi seperti Jakarta, Palembang, Medan, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Dari sisi segmen, permintaan relatif merata di berbagai kategori kendaraan penumpang.

“Menjelang periode mudik, permintaan relatif merata di hampir seluruh segmen mobil penumpang, mulai dari LCGC, MPV 7-seater, SUV, hingga sedan. Hingga saat ini kami belum melihat adanya pergeseran preferensi yang signifikan dibandingkan tahun lalu,” jelas Natalia.

 
MPMX Chart by TradingView

Sementara itu, kondisi pasar juga dipengaruhi oleh keterbatasan pasokan.

“Memasuki periode Lebaran, minat terhadap mobil bekas cenderung meningkat cukup tinggi, sementara ketersediaan stok di pasar relatif lebih terbatas,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyesuaian kebijakan penagihan di sektor pembiayaan turut menekan suplai kendaraan repo. Dampaknya, harga jual mobil bekas menunjukkan tren kenaikan sejak Januari hingga Februari 2026.

Ia mengakui bahwa kondisi tersebut turut berdampak pada harga jual mobil bekas, yang sejak Januari hingga Februari 2026 menunjukkan tren peningkatan.

"Meskipun demikian, kami melihat dinamika ini tetap mencerminkan pasar yang sehat dengan permintaan yang tetap kuat dan prospek penjualan yang optimistis ke depan,” tutup Natalia.

Selanjutnya: Area Operasional IMIP 9 Tertimbun Longsor, Aktivitas Dihentikan Sementara

Menarik Dibaca: BI Rate Ditahan, Ada Peluang IHSG Kembali ke 9.000?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News