Penjualan Mobil Januari-September 2026 Tembus 679.020 Unit, Naik 21%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Distribusi dan penjualan mobil di pasar domestik mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Kinerja tersebut tercermin dari kenaikan penjualan mobil secara wholesales maupun ritel dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip pada (8/10/2026), wholesales mobil sepanjang Januari-September 2026 mencapai 679.020 unit. Realisasi tersebut tumbuh 21% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 561.405 unit.


Adapun penjualan ritel mencapai 676.223 unit atau naik 15,4% YoY dibandingkan Januari-September 2025 yang sebanyak 585.926 unit.

Baca Juga: Penjualan Motor September 2026 Naik 15,37%, Tembus 654.343 Unit

Pertumbuhan pasar otomotif tersebut berlangsung di tengah penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di sejumlah daerah, antara lain Tangerang, Bandung, Surabaya dan Semarang.

Pada September 2026, wholesales tercatat sebanyak 79.540 unit. Angka tersebut melonjak 28,1% YoY dari 62.090 unit pada September 2025. Penjualan ritel juga tumbuh 27,4% YoY menjadi 81.243 unit dari 63.766 unit.

Namun, secara bulanan, pasar mobil mengalami koreksi tipis. Wholesales September turun 2,7% dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 81.757 unit. Penjualan ritel juga turun 2,6% dari 83.421 unit pada Agustus.

Baca Juga: Impor CBU Turun 47,8%, Pengamat: Produksi Lokal Jadi Penopang Pasokan Mobil

Dari sisi merek, Toyota masih mendominasi pasar mobil nasional. Penjualan Toyota sepanjang Januari-September 2026 mencapai 197.809 unit dengan pangsa pasar 29,1%.

Daihatsu menempati posisi kedua dengan penjualan 112.442 unit atau pangsa pasar 16,6%. Berikutnya, Suzuki mencatatkan penjualan 53.224 unit dengan pangsa pasar 7,8%, disusul Mitsubishi Motors sebanyak 48.414 unit atau 7,1%.

Sementara itu, BYD mencatatkan penjualan 43.727 unit sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Merek kendaraan listrik asal China tersebut menguasai pangsa pasar 6,4% dan menempati posisi kelima dalam penjualan mobil nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News