Penjualan Mobil Listrik Melonjak, Dongkrak Pasar Otomotif Eropa Maret 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lonjakan penjualan kendaraan listrik menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar otomotif Eropa pada Maret 2026. Kinerja positif ini berhasil menutupi penurunan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel, seiring perubahan preferensi konsumen di tengah kenaikan harga energi global.

Berdasarkan data European Automobile Manufacturers' Association, total registrasi mobil baru—yang menjadi indikator penjualan—di Uni Eropa, Inggris, dan kawasan European Free Trade Association meningkat 11,1% secara tahunan menjadi 1.581.169 unit pada Maret.

Angka tersebut menjadi pertumbuhan tahunan terbaik dalam 23 bulan terakhir, sejak kenaikan 12% pada April 2024.


Baca Juga: Laba Hyundai Turun 31% pada Kuartal I-2026, Konflik Timur Tengah Tekan Bisnis

Kendaraan Listrik Dominasi Pasar

Kendaraan elektrifikasi, termasuk mobil listrik baterai (battery electric vehicle/BEV), hybrid, dan plug-in hybrid, kini menyumbang hampir 70% dari total penjualan mobil baru di kawasan tersebut.

Registrasi mobil listrik murni melonjak sekitar 42% pada Maret, setelah sebelumnya tumbuh sekitar 15% pada Januari dan Februari. Tren ini mengindikasikan pergeseran konsumen dari mesin pembakaran internal ke kendaraan listrik, dipicu oleh lonjakan harga bahan bakar akibat konflik geopolitik, termasuk perang di Iran.

Pertumbuhan signifikan terlihat di negara-negara utama Eropa seperti Jerman, Prancis, dan Italia, dengan peningkatan registrasi mobil listrik masing-masing sekitar 66%, 69%, dan 72%.

Sementara itu, penjualan mobil plug-in hybrid naik hampir 32% secara tahunan. Sebaliknya, mobil berbahan bakar bensin dan diesel terus mengalami penurunan, masing-masing sekitar 10% dan 14%.

Tesla Kembali Unggul atas BYD

Di tengah tren elektrifikasi, Tesla mencatat lonjakan penjualan sebesar 84,3% secara tahunan, melanjutkan pemulihan yang dimulai pada Februari—pertumbuhan pertama dalam lebih dari setahun.

Baca Juga: Kekayaan Miliarder Rusia Tembus Rekor di Tengah Sanksi Barat dan Perang Ukraina

Dengan capaian tersebut, Tesla berhasil kembali melampaui produsen asal China, BYD. Penjualan BYD sendiri tetap tumbuh signifikan sebesar 147,6% menjadi 37.580 unit pada Maret, namun masih di bawah Tesla yang mencatat 52.600 unit.

Kinerja Produsen Otomotif Lain

Sejumlah produsen otomotif konvensional juga mencatat pertumbuhan positif. Penjualan Volkswagen meningkat 4,8%, Stellantis naik 6%, dan Renault bertambah 3,4%.

Sementara itu, BMW mencatat pertumbuhan lebih tinggi sebesar 15,4%, menunjukkan adaptasi yang semakin kuat terhadap tren kendaraan elektrifikasi.

Kenaikan harga bahan bakar akibat ketegangan geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah, menjadi salah satu faktor utama yang mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Eropa.

Dengan tren ini, transformasi industri otomotif menuju elektrifikasi diperkirakan akan semakin cepat, seiring meningkatnya tekanan biaya energi dan kebijakan lingkungan yang lebih ketat di kawasan tersebut.